Senin, 22 Juni 2015

Melewati ... 6 Ramadlan 1436 H

Bismillah ....
Ah,  menetes lagi. Sepertinya, belum lenyap rasa itu menyesakkan dada. Atau, aku memang yang tidak ingin ia pergi aku masih ingin diam. Entah, sampai kapan. Ya, hari ini tetes airmata tanpa izin memenuhi penglihatan. Sedih belum beranjak dari peraduannya. Tidak ada sesal, tapi sering terlintas kebodohan-kebodohan yang pernah melalui hari-hariku.

Belum banyak perubahan berarti dalam hidupku. Jika merujuk penanggalan Hijriyah, hari ini usiaku 41 tahun, 11 bulan, 28 hari. Berarti, kalau bulan ini 29 hari, besok usiaku 42 tahun. Ya, tepat 6 Ramadlan 1394 H, aku dilahirkan dari rahim seorang ibu bernama Marisah. Wanita tegar, tabah, dan kuat dalam menjalani peristiwa kehidupan.

Alhamdulillah, di usia yang semakin menua ini, Alloh SWT. masih memberiku kesehatan dan kesempatan menghirup kenikmatan dunia. Meskipun, tidak dapat aku tepis kerikil bahkan batu-batu tajam mewarnai perjalanan hidupku. Semua, memang, sering kulewati dengan keluh kesah, yang ternyata memperparah titian di atas kaki dan langkahku. Astaghfiullah ....

[kiriman tertunda, 22 Juni 2015, 18.13, Cluster Pulo Mas]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar